Alasan (Sesunggunya) Belajar Bahasa Jepang


Jika ada yang bertanya tentang alasan saya belajar bahasa Jepang, saya agak sulit untuk menjelaskannya. Itu dikarenakan tiap orang yang bertanya seolah tidak ingin mendapat penjelasan yang sebenarnya, mereka hanya ingin penjelasan yang ingin mereka dengar.

Jadi alasan saya belajar bahasa Jepang adalah saya ingin menguasai bahasa asing selain bahasa Inggris, karena bisa bahasa Inggris saat ini bukan suatu skill yang luar biasa, anak SD atau TK sekalipun kadang sudah cas cis cus dengan bahasa Inggris dengan lancarnya.

Bahasa Jepang bukanlah pilihan satu−satunya, pilihan bahasa lainnya adalah Bahasa Belanda, Arab, Korea, Mandari, Prancis, Jerman, Spanyol atau  Rusia.
Lantas mengapa pilih bahasa Jepang, mungkin itu yang menjadi pertanyaan selanjutnya. Pertimbangan pilihan jatuh ke bahasa Jepang adalah lokasi dimana kursus diadakan, kelanjutan tingkat pendidikan, jumlah peserta kursus dan usia belajar peserta kursus.

Utamanya adalah lokasi kursus. Jika tempatnya berkuliatas namun lokasinya dirasa jauh sepertinya tidak visible untuk diwujudkan, khawatir semangat kendor karena lokasi yang jauh. Akhirnya saya dapatlah lokasi kursus yang cukup lengkap pilihannya yaitu Lembaga Bahasa Internasional FIB UI. Oia, btw ini bukan endorse yaa.. jadi apa yang saya sampaikan murni pendapat saya pribadi.

LBI bukan tempat yang asing buat saya. Sewaktu saya kuliah di PNJ, banyak kawan saya yang kursus bahasa Inggris di LBI. Satu point yang saya tangkap adalah perserta kursus LBI sebagian besar adalah mahasiswa. artinya jika saya mendaftar kursus maka rekan kursus saya seumuran mahasiswa. saya yang seorang pekerja tak perlu canggung. Sebab jika rekan kursus masih SMA atau bahkan SMP khawatir obrolan saya tidak nyambung dan nantinya terkesan kaku, yang nantinya bisa berpengaruh ke suasana belajar.

Di LBI banyak pilihan bahasa asing  yaitu bahasa Inggris, Arab, Belanda, Jepang, Jerman, Korea, Mandarin, Prancis dan Rusia. Oia ada juga kursus bahasa Isyarat.
Meskipun ada banyak bahasa yang ditawarkan, namun belum tentu kelas bahasa dibuka. Kalau saya tidak salah, jika murid yang mendaftar kurang dari 13 orang maka kelas tidak dibuka.  Yah, itu hitung−hitungan bisnis LBI, jika tetap ingin dibuka maka peserta harus menutupi biaya kekurangan murid. Jika tidak bersedia, uang yang sudah masuk dikembalikan. Contonya kawan saya yang mendaftar bahasa Rusia, saat itu kelas kurang dari 13 peserta, maka kelas tidak dibuka.
Alhasil faktor keberlanjutan tingkat menjadi alasan selanjutnya.saya tidak ingin berguru kepalang ajar bagai bunga kembang tak jadi. Lagi enak−enak belajar eh level senjutnya kelas ditutup karena kurang peserta. Setelah saya tanya−tanya ke pihak LBI, bahasa asing apa yang populer disana, maka jawabnya adalah Mandarin, Korea dan Jepang.

3 bahasa itu adalah bahasa yang paling banyak pesertanya diawal. Bahkan kalau kita terlambat mendaftar, kita bisa dialihakan ke term selanjutnya. Jika diawal sudah banyak peserta, kemungkinan kelas ditutup relatif lebih kecil.

Pilihan bersisa 3 bahasa yaitu Korea, Mandarin dan Jepang. Pertimbangan menjadi cukup sulit buat saya. Bahasa Mandarin adalah bahasa populer untuk mencari pekerjaan, bahasa Korea dengan gelombang hallyu di bidang entertaiment, bisa dibilang bahasa Korea adalah bahasa kekiniaan bagi anak remaja, sedangkan bahasa Jepang tekenal dengan bahasa anime dan dunia indutri otomotifnya yang menggurita di Indonesia.

Pilihan jatuh ke Bahasa Jepang karena saat mendaftar, saya sedang bekerjadi Perusahaan yang berhubungan dengan alat berat pabrikan Jepang. Saya juga mengagumi film anime produksi studio Ghibli. Dua alasan itulah mengapa saya mengambil bahasa Jepang.

Dua alasan itulah yang ingin didengar oleh mereka yang bertanya mengenai alasan saya mengambil bahasa Jepang. Sebab jika saya memberi alasan kalau saya hanya ingin sekedar mempelajari bahasa asing diluar bahasa Inggris, lokasi yang dekat, keberlanjutan tingkat belajar dan usia peserta kursus mereka seolah−olah kurang puas, padahal itu adalah alasan sebenarnya.

Jadi jika bahasa Jepang tempat kursunya jauh, kelasnya tidak bekelanjutan, usia pesertnya masih anak−anak, saya tidak akan pilih bahasa Jepang. Terkadang manusia ingin mendengar apa yang ingin mereka dengar, bukan apa yang sesungguhnya terdengar.hehehe

Oia, tulisan selanjutnya saya akan menjelaskan kelebihan dan kekurangan kursus bahasa Jepang di LBI UI.. ditunggu yaa.. 

Alasan (Sesunggunya) Belajar Bahasa Jepang Alasan (Sesunggunya) Belajar Bahasa Jepang Reviewed by Irwan Sukma on Saturday, January 05, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.